PT Tiga Puspa

Siapa Sangka Jika 4 Makanan Ini Picu Nyeri Sendi Yang Berlebih

Siapa Sangka Jika 4 Makanan Ini Picu Nyeri Sendi Yang Berlebih

Permasalahan nyeri sendi bisa diatasi dengan memanfaatkan berbagai terapi sekaligus juga mengkonsumsi obat-obatan. Namun demikian, dua cara tersebut tidak akan bekerja dengan maksimal ketika Anda tidak mengimbanginya dengan menjauhi berbagai makanan penyebab nyeri sendi itu sendiri. sayangnya, hal ini tidak disadari dan diketahui oleh banyak orang hingga kemudian permasalahan nyeri sendi nampaknya tidak pernah tuntas saat pemahaman semacam itu tidak dimiliki oleh seseorang.

Terlepas dari makanan penyebab nyeri sendi, disebutkan bahwa nyeri sendiri terjadi pada bagian yang merupakan hubungan antar sendi yang menjadi penyokong antara satu tulang dengan tulang lainnya. kondisi ini akan terasa begitu menyakitkan di saat sedang bergerak. Secara umum, nyeri sendi itu tidak begitu membahayakan seseorang, namun membuatnya tidak nyaman hingga pada akhirnya membuat seseorang mengalami kendala dalam melakukan aktivitas.

Berbagai makanan penyebab nyeri sendi untuk dihindari

Untuk Anda yang sering kali mengalami nyeri sendi yang tidak terduga pada saat sedang melakukan aktivitas, kini saatnya Anda segera mencoba mencari solusi atas permasalahan tersebut. sebagai langkah awal dalam mengatasi masalah nyeri sendi, Anda bisa mencoba untuk mengurangi atau bahkan menghindari berbagai jenis makanan penyebab nyeri sendi.

Berikut ini beberapa jenis makanan pemicu penyebab nyeri sendiri yang berkepanjangan untuk dijadikan sebagai perhatian.

  1. Makanan cepat saji ataupun digoreng

Salah satu makanan penyebab nyeri sendi adalah makanan cepat saji ataupun digoreng seperti halnya ayam goreng yang dibalut tepung, kentang goreng dan berbagai olahan makanan yang diproses secara digoreng termasuk gorengan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Fakultas Kedokteran Mout Sinal, menyebutkan bahwa tindakan mengurangi pengkonsumsian makanan cepat saji sangat berpotensi untuk mengurangi masalah nyeri sendi hingga memulihkan adanya pertahanan alami pada tubuh.

  1. Daging merah

Selain makanan cepat saji serta gorengan, daging merah juga termasuk ke dalam makanan penyebab nyeri sendi yang harus dihindari. Kondisi ini diungkapkan oleh seorang dokter spesialis osteopati yang mengatakan jika kandungan lemak sekaligus juga protein pada daging ternyata bisa memicu penyebab kambuhnya reumatik ataupun nyeri sendi. Oleh sebab itu, Anda harus meminimalisir pengkonsumsian daging merah karena kandungan antigen pada mereka yang sensitive atas protein hewani bisa meningkatkan resiko terjadinya peradangan.

  1. Makanan tinggi gula dan karbohidrat

Untuk makanan penyebab nyeri sendi lainnya adalah jenis makanan yang tinggi kandungan gula sekaligus karbohidrat. Jenis makanan ini ternyata menjadi pemicu atas terjadinya peradangan pada sendi. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan lemak AGEs yang juga ditemukan pada berbagai jenis makanan kaya kandungan karbohidrat. Untuk menghindari hal tersebut, akan disarankan untuk membatasi pengkonsumsiannya terlebih di saat nyeri sendiri muncul tidak terduga.

  1. Berbagai jenis sayuran golongan nightshade

Siapa sangka jika sayuran juga menjadi bagian dari makanan penyebab nyeri sendi. Jenis sayuran yang tergolong nightshade seperti halnya kentang, tomat, terong, paprika serta ubi jalar menjadi penyebab nyeri sendi berlebih. Kondisi ini disebabkan oleh adanya kandungan alkaloid pada makanan tersebut sehingga akan menjadi penyebab kambuhnya rematik. Untuk itu, akan lebih baik jika Anda mengkonsumsinya secara cukup untuk menghindari nyeri sendi.

Selain menghindari berbagai makanan penyebab nyeri sendi, pastikan Anda mengkonsumsi obat herbal nyeri sendi lainnya guna mempercepat penyembuhan. Sebagai rekomendasi terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan memilih produk Rheumapas. Sebuah produk yang dibuat dengan mengkombinasikan dua bahan herbal seperti temulawak dan sambiloto tersebut memiliki peran sebagai anti inflamasi hingga membantu dalam mengurangi resiko nyeri sendi ataupun pembengkakan karena asam urat.

Produk Rheumapas bisa dibilang sangat aman untuk dikonsumsi karena telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI sekaligus teruji aman oleh BPOM. Untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa dari produk tersebut, Anda bisa mengkonsumsinya 2 kapsul 3 kali sehari untuk dosis dewasa. selain mengkonsumsi produk Rheumapas, pastikan Anda juga mengurangi berbagai makanan penyebab nyeri sendi yang sering kali membuat Anda terganggu saat beraktivitas.

Leave a Comment

Your email address will not be published.