PT Tiga Puspa

Waspada Gejala Polip Serviks yang Sering Tidak Disadari Para Wanita

Waspada Gejala Polip Serviks yang Sering Tidak Disadari Para Wanita

Polip serviks adalah salah satu jenis penyakit yang hanya menyerang wanita. Selama ini banyak orang yang beranggapan bahwa serviks sama dengan rahim. Padahal serviks merupakan saluran penghubung antara bagian atas vagina dengan bahwa bawah rahim. Serviks biasanya berfungsi sebagai jalan masuk sel sperma agar bertemu sel telur, jalan keluarnya bayi ketika melahirkan serta jalan keluarnya menstruasi. Sedangkan polip sendiri merupakan jenis tumor jinak yang tumbuh baik berupa benjolan di permukaan serviks atau penebalan serviks.

Penyakit satu ini kebanyakan menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas. Meski memiliki sifat yang jinak, namun lama kelamaan polip serviks tersebut dapat berubah menjadi penyakit kanker yang ganas tetapi ada sebagian yang tidak. Hal inilah yang membuat polip serviks perlu diwaspadai oleh setiap wanita.

Terlebih masih banyak wanita yang belum mengetahui gejala polip serviks. Untuk itulah di bawah ini akan dijelaskan mengenai gejala penyakit polip serviks agar bisa dilakukan penanganan dengan segera.

 

Gejala Polip Serviks yang Perlu Diwaspadai

Wanita memang lebih rentan terserang berbagai macam penyakit alat reproduksi salah satunya polip serviks. Supaya Anda terhindar dari bahaya polip serviks, maka ketahui gejala polip serviks sejak dini. Dengan mengetahui gejalanya, maka Anda bisa melakukan pencegahan bila sewaktu-waktu merasakan adanya gejala yang mengarah pada polip serviks.

Berikut ini beberapa gejala penyakit polip serviks yang perlu diketahui para wanita:

  1. Mual dan Muntah

Gejala polip serviks yang pertama adalah mual dan muntah. Dimana gejala tersebut memang bisa muncul tidak hanya untuk gejala penyakit polip serviks tetapi juga jenis penyakit lainnya. Namun untuk polip serviks ini, mual muntah yang dirasakan biasanya menyerupai gejala masuk angin serta membuat perut terasa kembung. Selain itu, gejala mual dan muntah pada polip serviks juga diikuti oleh demam cukup tinggi oleh penderitanya.

  1. Muncul Rasa Sakit Saat Berhubungan Intim

Polip serviks merupakan benjolan yang berada di saluran penghubung untuk bertemunya sel sperma dan sel telur. Dengan demikian saat berhubungan intim maka akan terjadi gesekan polip serviks dengan penis dan sel sperma. Hal ini dapat mengakibatkan munculnya rasa sakit ketika berhubungan intim. Jika muncul rasa sakit saat berhubungan intim sebaiknya waspada, karena hal ini adalah salah satu gejala polip serviks.

  1. Terjadi Pendarahan

Gejala polip serviks berikutnya yaitu terjadi pendarahan saat penderita berhubungan intim dengan pasangan. Akan tetapi volume pendarahan tersebut biasanya bervariasi mulai dari sedikit hingga bergantung dari tingkat keparahannya. Pendarahan gejala penyakit polip serviks juga bisa dialami bersamaan dengan keluarnya darah menstruasi sehingga tak heran banyak wanita yang tidak menyadari gejala penyakit satu ini. Para wanita sebaiknya perlu waspada bila mengalami pendarahan secara tiba-tiba di luar siklus menstruasi karena hal tersebut bisa menjadi merupakan tanda polip serviks.

  1. Sulit Hamil

Polip yang telah membesar biasanya akan menutupi serviks sehingga dapat menutupi saluran penghubungan sperma dan sel telur. Hal inilah yang dapat menyebabkan masalah sulit hamil bagi para wanita karena sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma.

 

Penyebab Polip Serviks

Setiap penyakit pasti memiliki penyebab begitu juga dengan polip serviks. Selain gejala polip serviks, para wanita juga harus mengetahui apa saja penyebab polip serviks. Dengan begitu para wanita akan semakin waspada terutama menjadi lebih menjaga kebersihan alat reproduksi serta menerapkan pola hidup sehat setiap hari. Di bawah ini beberapa penyebab polip serviks yang jarang diketahui oleh wanita:

  1. Hormon Estrogen

Hormon estrogen merupakan hormon yang hanya ada dalam tubuh wanita. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal di ovarium dan otak. Biasanya estrogen berperan saat masa pubertas untuk mengembangkan ciri-ciri sekunder pubertas pada wanita. Selain itu, hormon ini juga berfungsi untuk mengatur siklus menstruasi serta mengatur penbalan atau pertumbuhan lapisan rahim. Namun peningkatan jumlah hormon estrogen ternyata bisa menyebabkan terjadinya polip. Terlebih setiap wanita memiliki kadar estrogen yang bervariasi. Kadar estrogen paling tinggi sering dialami saat hamil, menyusui maupun menopause. Hal inilah yang membuat polip serviks rentan menyerang wanita berusia 40 tahun ke atas. Akan tetapi peningkatan kadar estrogen tersebut juga disebabkan oleh lingkungan dan bahan-bahan kimian yang banyak mengandung estrogen sintetik.

  1. Radang Serviks

Terjadinya peradangan serviks juga dipercaya dapat memicu terjadinya polip serviks. Biasanya peradangan tersebut ditandai dengan warna merah di bagian permukaan vagina, terkikis dan iritasi yang menimbulkan rasa panas dan nyeri. Umumnya peradangan serviks disebabkan oleh infeksi bakteri, infeksi jamur, infeksi HPV Herpes, perubahan hormon dan keguguran saat hamil.

  1. Penyumbatan di Pembuluh Darah

Terjadinya pengumpalan serta penyumbatan darah di serviks ternyata bisa memicu polip serviks jika terjadi dalam kurun waktu yang lama.

Bagi para wanita sebaiknya selalu waspada terhadap berbagai penyakit organ reproduksi salah satunya polip serviks. Tentu agar terhindar dari bahaya penyakit satu ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara rutin kesehatan alat-alat reproduksi Anda. Terlebih jika Anda mulai merasakan gejala polip serviks seperti di atas maka jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Leave a Comment

Your email address will not be published.